Rabu, 15 Oktober 2008

The Peak Puncaknya hong Kong


Wuaaah...inilah tempat yang sangat berkesan buat saya selama di Hong Kong, nggak tau kenapa sampai akhirnya saya jadikan sebagai kunjungan paling favorit dan berkesan mendalam..ceileee.
The Peak itu semacam Puncaknya Jawa Barat kali ya. Jadi kalau selama di pusat kota Hong Kong saya lihat gedung dari bawah, sehingga mengakui oh betapa tinggi dan angkuhnya dikau...tetapi di The Peak saya belihat gedung setinggi-tinggi apapun tetap berada di bawah saya dan saya bisa berseru dengan sombongnya, yah...segitu aja lo bedirinya, nggak bisa lebih tinggi lageee? Gedung-gedung itu bermunculan di antara pepohonan yang ada di The Peak sehingga kesannya seperti kotak-kotak mainan.
Lokasi The Peak dibangun dengan sangat modernnya, ada pertokoan, restorant dan tentunya terminal Trem yang terkenal seantero jagad! Restorant2 di sana lumayanlah buat kantong saya, tetapi ada satu restoran yang saya lihat rada murah, seperti di Restorant Hong Kong Day, saya ngintip di menunya yang dipajang di depan restoran, mie kuahnya 28$HK, mie bakso 32, nasi goreng 38 minuman berkisar 12-15. Ah ya, ditempat ini ada juga Mc D, dan supermarket Park n Shop, sebaiknya belilah minuman dingin disini juga buah-buahan dari pada di restorant kan.
Kelebihan The Peak ini adalah dia juga punya rute untuk penggila jalan kaki, jadi kita bisa menuruni puncak melalui jalan kecil yang dibuat, suasananya nyaman, sunyi dan teduh dan dijamin amaaan. Ah kalau ke Hong Kong saya wajib ke sana lageeee!

1 komentar:

Lina mengatakan...

Setuju, Mbak Isye. The Peak memang keren. Waktu itu aku ke sana malam hari. Pemandangannya indah dan cuacanya dingin sekali. Aku amat terkesan dengan kehandalan menyupir supir bis, apalagi aku naik double decker. Wuihhh, gape sekali si Mas meliuk-liuk di jalur sempit menaiki The Peak. Kalau kita duduk di kursi terdepan lantai atas bis, rasanya seperti di Teater 3D di DUFAN, makanya kudu pake seat belt :)